Al-Fateh: Pemuda dan panglima perang terbaik

"I imagine the facts and pictures we broadcast do not please the Israelis. But this is how I fight; my weapon is my pen, my words, and my camera." - Imad al-Franji, head of al-Quds TV

Foto di bawah: Selamat berjuang, insan dan hamba Allah pemberani ini. Daku sentiasa mendoakan kalian moga Allah berkati hidup kalian dan sentiasa di bawah lindungan Allah Azza Wa Jalla. Daku tidak seberani kalian. "Ya Rabb! Menangkanlah para pejuang Islam di Palestin. Berikan perlindungan untuk umat Palestin di Gaza dan Tebing Barat."

Borak santai dalam serius seputar teman-teman lama dari MIMOS Bhd usai solat Jumaat di Masjid Sri Petaling kelmarin berkisar mengenai Israel dan Yahudi Zionis. Saya berkata, "Kau orang tahu tak yang jin Ifrit paling gagah menjaga Benjamin Netanyahu dan Ehud Barat? Irfrit sama yang marahkan Nabi Sulaiman tatkala menyedari Nabi Allah itu sudah wafat dengan melihat tongkatnya sudah dimakan anai-anai.”

Konstantinopel: Menjulang Panji al-Fateh

Bagaimana saya melakar medan perang di setiap plotnya? Salah satu kaedah yang saya gunakan ialah melihat peta dan lakaran medan tempur. Dari situ saya taip bait-bait aksara membentuk cerita dan formasi perang. Bukan berimaginasi semata-mata. Ada panduan.

Maaf, teman dan sahabat. Terasa ingin kongsikan setiap bait yang ada dalam novel sejarah Konstantinopel: Menjulang Panji al-Fateh. Tapi andai saya kongsikan semua, apa guna novel ini dicetak? Lagi pun, nanti penerbit angin dengan saya. Tunggulah, insya-Allah. Ia sebuah penulisan yang mencabar daya imaginasi saya, setebal lebih kurang 700 muka surat. Sanggup telaahnya?

Poster di atas: Kem Remaja al-Fateh. Baca poster untuk maklumat lanjut. Insya-Allah, saya syorkan.

0 comments:

LUSIANA CATERING: HALAL food and catering services.

Komentar dari pembaca di Goodreads | This is one good book. I’ve read one by this author before,Perang Armagedon, which...

Posted by Web Sutera on Friday, 4 March 2016

Copyright © 2013 - WebSutera.com - is proudly powered by Blogger